You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260206 WA0081
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Perbaikan Crossing di Jalan Gedong Panjang Rampung

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah menuntaskan perbaikan crossing saluran di perempatan Jalan Gedong Panjang, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan. 

"Diperbaiki secara permanen"

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi mengatakan, perbaikan dilakukan karena kondisi crossing rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran lalu lintas. 

Pasukan Biru Perbaiki Tali Air dan Keruk Saluran di Jalan Asem Nirbaya

"Setelah penanganan awal, kami melanjutkan dengan perbaikan permanen agar konstruksi saluran lebih kuat dan aman," ujarnya, Jumat (6/2).

Heria menjelaskan, kerusakan crossing dipengaruhi oleh tingginya beban lalu lintas di Jalan Mitra Bahari. Seluruh kendaraan menuju Jalan Lodan Raya harus melintasi ruas jalan tersebut, baik dari arah Jalan Gedong Panjang maupun Jalan Pluit Raya menyusul penutupan Jalan Pakin akibat proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

"Jalan Mitra Bahari menanggung beban lalu lintas yang cukup berat, terutama di tikungan Gedong Panjang karena sering dilalui kendaraan besar seperti truk kontainer," terangnya.

Menurutnya, kondisi tersebut juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses perbaikan. Pasalnya, Jalan Mitra Bahari merupakan satu-satunya akses dari Jalan Gedong Panjang menuju Jalan Lodan Raya, sehingga pekerjaan dilakukan dengan pengaturan lalu lintas yang ketat.

Ia menuturkan, dalam perbaikan ini konstruksi saluran diganti dengan lima unit box culvert berukuran 1,2 x 1,2 meter yang dilapisi beton bertulang. Pengerjaan menggunakan metode beton fast track dengan waktu pengerasan sekitar delapan jam.

"Metode ini dipilih agar pekerjaan dapat selesai dengan cepat tanpa mengurangi kualitas konstruksi," ungkapnya.

Suwandi menyampaikan, pengerjaan melibatkan sekitar 30 personel Pasukan Biru serta satu unit alat berat ekskavator. 

Pekerjaan dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan lalu lintas dan didukung oleh JSDP Paket 6.

"Hari ini untuk sementara kendaraan kecil kami targetkan sudah bisa melintas," ucapnya.

Ia berharap, perbaikan tersebut dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus memperlancar aliran air guna mengurangi potensi genangan dan kerusakan jalan.

"Kami juga berharap masyarakat dapat mendukung upaya ini dengan tertib berlalu lintas serta melaporkan apabila menemukan kerusakan saluran di lingkungan lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, warga Kelurahan Penjaringan, Rubianto (44) mengapresiasi respons cepat pemerintah karena kondisi crossing sebelumnya cukup membahayakan, terutama saat hujan dan lalu lintas padat.

"Alhamdulillah sekarang sudah ditangani dan diperbaiki secara permanen. Kami sangat terbantu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye2737 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1227 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1139 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1003 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pendaftaran Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai Dibuka untuk Umum

    access_time14-09-2026 remove_red_eye732 personAldi Geri Lumban Tobing